Broken Home.


BROKEN HOME !!
Mungkin kalian sudah tidak asing lagi dengan kata itu kan? Nah, apa pendapat kalian tentang gambar di atas? Dan, bagaimana perasaan kalian saat melihat gambar itu? Apakah ada rasa sakit di dalam hati atau pun rasa prihatin? Bahkan apa ada perasaan berkalut mulai menyelinap di hati anda? 

Kali ini, aku ingin berbagi sedikit tentang apa yang aku lihat di dalam kehidupan remaja sekarang. Well aku  merasakan adegan di gambar itu. aku sendiri merasa sangat sedih saat melihat, mendengar, atau pun menyaksikan sepenggal kisah keluarga seperti gambar di atas. 

Suatu hari, ada seorang cewek yang sedang memarahi teman satu sekolahnya. Si cewek berkata kepada si cewek satunya "Heh!! Mau jadi apa lo? Lo pikir lo bisa sukses dengan keadaan lo yang seperti itu? Lo pikirin tuh keluarga lo. Udah bener apa nggak?!" 

Mungkin hanya sekilas saja dari kutipan itu, kita sudah dapat menilai bahwa cewek pertama melakukan hal yang tidak terpuji. Si cewek kedua, adalah cewek broken home yang hanya bisa diam. Tidak ingin melawan, karena dia selalu saja berpikir bahwa dia tidak akan bisa melawan. Namun, tidak banyak anak -anak remaja seperti kita ini yang mungkin RUSAK karena ketidakharmonisannya suatu keluarga atau kurangnya kasih sayang orang tua di rumah. Lalu karena hal itu terjadi, mereka jadi  mencari sebuah kesenangan, kebebasan, atau mungkin juga pelampiasan di luar sana. Mungkin itu bisa dianggap sebagai salah satu faktor kerusakan remaja sekarang.


Perceraian antara orang tua pasti akan menimbulkan dampak buruk bagi mental dan pertumbuhan seorang anak. Dia akan sangat trauma, dendam, kecewa, dan mungkin saja dia bisa menyalahkan Tuhan? Bahkan mungkin suatu saat nanti, si anak akan berkata kepada Tuhan, "Tuhan kenapa sih aku harus hidup di dunia ini? Kenapa aku harus ada? Setidaknya tidak apa - apa aku jadi anak gelandangan, tapi aku selalu bisa tersenyum bersama kedua orang tuaku dan selalu mendapatkan kasih sayang yang tulus dari mereka untuk aku."

Mungkin, suatu hari pula kita akan bertanya - tanya. "Kenapa sih kita bisa jadi bagian dari segelintir ciptaan Tuhan? Kita bisa ngeliat betapa indahnya dunia ini, saking indahnya mungkin kita bisa terbawa hawa nafsu belaka." Yang jelas, kita bisa ada di dunia ini karena orang tua kita berhubungan, kita ada karena itu menjadi salah satu rancangan Tuhan. 

Well, jangan sampai kita membuat hidup kita sendiri menjadi RUSAK. Jangan buat hidup kita menjadi HANCUR. Ataupun berpikir "Mending aku nggak usah aja ya nikah, daripada nanti aku nikah malah kaya orang tua aku lagi cerai." Itu jangan sampai deh ada di otak kita.

Memang ada pepatah yang mengatakan, bahwa "BUAH TIDAK AKAN JAUH DARI POHONNYA!!" wow, jangan deh. Masa depan kita, ya masa depan kita sendiri. Orang lain mungkin memandang rendah kita hanya karna broken home, tapi tidak semua anak broken home itu rusak.


Jangan pernah salahkan siapa - siapa, jangan pernah salahkan situasi atau kondisi yang telah mengguncang batin kita . Jangan pula persalahkan takdir dari Tuhan . Jangan pernah sesali hidup anda. Tapi ciptakanlah mimpi anda mimpi kalian dari detik ini demi membangun masa depan yang penuh kesuksesan karena masa depan anda ada di tangan anda sendiri bukan pada orang tua, guru, saudara, atau pun orang lain . Takdir memang Tuhan yang atur dan tidak bisa di ganggu. Tapi nasib, walau sudah di atur sama Tuhan. Tapi kita bisa mengubahnya dengan usaha kita sendiri. Jangan pernah menyerah untuk meraih sesuatu. Hadapi semua masalah dengan senyuman. Karena dengan tersenyum, dapat mengurangi sedikit beban kita.




Loveya, Deya Putri!

You Might Also Like

0 komentar