FENOMENA OJEK ONLINE

Kali ini saya mau membahas tentang fenomena ojek online. Untuk saat ini baru ada tiga perusahaan ojek online yang memiliki izin resmi di Indonesia, diantaranya Gojek, Grab, dan Uber.

Bisa dibilang transportasi online itu cukup efektif bagi beberapa orang yang malas membawa kendaraan sendiri dan ogah ribet mikir pas lagi macet-macetan di saat Rush Hour (Jam orang berangkat & pulang kantor). Seperti yang telah kita ketahui bahwa fenomena ojek online itu sudah eksis sekali, hanya cukup mendownload aplikasinya di Playstore atau Appstore anda sudah bisa menggunakan aplikasinya, sangat mudah bukan?

Giphy.com
Ketiga perusahaan online ini memiliki jarak yang berdekatan dalam mendirikan perusahaannya ini, diantaranya Gojek sudah berdiri pada 2011, Grab pada 2014 dan Uber pada 2015. Tetapi ketiga perusahaan ojek online ini masih kalah lama sama Nyonya Menir yang sudah berdiri sejak tahun 1919 hehehehehe ya gitu ya.  

Setiap hari media tidak luput dari pemberitaan tentang ketiga perusahaan ojek online yang sedang berkembang pesat ini, mulai dari demo para drivernya, kecelakaan dan juga tak luput dari pemberitaan kejadian mengesankan hingga menyedihkan yang berasal dari para drivernya.

Ketiga perusahaan ojek online ini memiliki kinerja dan sangat kompetitif dalam strategi marketingnya, menurut detik.com tarif ojek online ini memiliki tarif yang sangat variatif diantaranya,

Gojek

Jumlah armada: 200 ribu 
Skema tarif:
- Reguler
  Jarak 1 - 10 km = Rp 12.000
  Jakak 10 - 15 km = Rp 15.000
  Jarak lebih dari 15 km = Rp 2.000 per km dengan maksimum 25 km

- Rush Hour
  Pagi: 06.00 - 09.00 
  Sore: 16.00 - 19.00

Setiap kategori jarak dikenakan tambahan Rp 5.000
Jarak 1 - 10 km = Rp 12.000 + Rp 5.000 = Rp 17.000
Jakak 10 - 15 km = Rp 15.000 + Rp 5.000 = Rp 20.000
Jarak lebih dari 15 km = (Rp 2.000 x jarak km) + Rp Rp 5.000

GrabBike

Jumlah armada: 250.000 (seluruh Asia Tenggara)
Skema tarif:
- Menerapkan tarif Rp 1.500 per km dengan minimum pembayaran Rp 10.000.
- Jam sibuk 06.00 - 09.00 dan 16.00 - 19.00 dikenakan biaya tambahan Rp 5.000.

UberMotor

Jumlah armada : 250.000 (seluruh Asia Tenggara)
Skema tarif:
- Tarif Dasar = Rp 1.000
- Per KM = Rp 1.000 
- Per Menit = Rp 100
- Tarif Minimum Rp 1.000

Seperti salah satu pengalaman seorang teman bernama Nia yang memang pengguna aktif ojek online. Dia memiliki ketiga aplikasi ojek online pada handphonenya, pada hari senin lalu ia sedang berada di daerah Mall of Indonesia, Jakarta Utara ingin menuju ke Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Sebelum ia memutuskan memakai jasa ojek online yang mana, ia survei harga terlebih dahulu ditambah lagi ia memesannya pada waktu Rush Hour sekitar pukul 18.00 Wib.

For Your Information, jarak dari Mall of Indonesia menuju Stasiun Manggarai ialah 10.4 KM.

Berikut harga yang ia dapatkan dari ketiga perusahaan ojek online tersebut:

Gojek: Rp. 25.000
Grab: Rp. 23.000
Uber: Rp. 15.000 – 20.000

Nia pun akhirnya memilih untuk memesan Uber. Dan ketika ia sampai ditujuan, driver hanya menagih tarif Rp. 11.500.

Harga yang sangat kompetitif, tetapi dari ketiga perusahaan ojek online tersebut memiliki strategi marketing dan kualitasnya masing-masing sehingga para pelanggannya tetap menjadi pengguna setia mereka.


Intinya, semurah atau semahal apapun kendaraan yang anda gunakan, tetaplah menjadi pengguna jalan yang baik dalam berkendara dan selalu menghargai setiap apa yang sudah orang lakukan untuk diri anda.

You Might Also Like

12 komentar

  1. Dari awal aku ga pernah naik ojek online.

    dulu pas kelayapan di jakarta sempat pengen coba naik ojek online.
    setelah searching sana sini ternyata memang benar tiap Ojek online memiliki peawaran harga yang berbeda.

    sampai akhirnya saat itu saya bingung mau naik yang mana.
    lalu saya memutuskan untuk naik kopaja haha

    ReplyDelete
  2. (masih) kemana-mana bawa motor sendiri termasuk pergi kerja dan lebih enak juga bawa kendaraan sendiri lebih irit hihihi.

    ReplyDelete
  3. Boro-boro naik ojek online, Seumur-umur belum pernah make jasa ojek konvensional :l

    ReplyDelete
  4. Aku pernah naik gojek sama grab, kalo uber belum pernah mbk

    Lumayan cepet kalo pas lagi macet bisa nyepit-nyepit, jadi menghemat waktu deh.

    ReplyDelete
  5. Ini gue kek belajar matematika.. ngoahahaha..

    ReplyDelete
  6. Gue lebih milih gojek masa :(( tapi itu semua nolong banget sih kalau lagi telat

    ReplyDelete