STAND UP COMEDY SHOW: RELIGION ISSUES

Jenuh. Hal kedua yang sulit disembuhkan, setelah patah hati. Kejenuhan ini terobati tidak dengan melakukan hal-hal negatif, namun terobati setelah mendatangi sebuah Café Lounge 78 di daerah Kemanggisan, Jakarta Barat pada tanggal 29 Oktober 2016. Yaitu untuk menyaksikan suatu pertunjukan Stand Up Comedy Show yang mengusung tema RELIGION ISSUES. Seperti yang telah disebutkan dari posternya yang mengatakan bahwa, “ONLY FOR OPEN MINDED PEOPLE”, kurang lebih akan membahas hal yang memang jelas-jelas masih sensitif untuk diperbicangkan, Agama. Jadi sudah jelas bahwa saudara Muhammad Rizieq Shihab tidak mungkin menghadiri acara ini, karena acara ini untuk menyajikan maha karya dari aksi damai para pemikir yang cerdas.

Twitter @Rassofyan
Jika diperhatikan dengan seksama, poster ini kurang informatif, sehinga bagi yang berminat diwajibkan untuk menghubungi contact person. Atau setidaknya membuat peminatnya untuk lebih aktif lagi bertanya kepada akun @StandupJakbar selaku penyelenggara acara ini.  Poster ini sungguh membuat yang melihatnya menjadi penasaran, karena jarang sekali ada Stand Up Comedy Show yang berani mengangkat tema seperti ini. Tidak hanya posternya yang membuat penasaran, line upnya pun cukup mengunggah rasa penasaran karena setiap komika membawakan materi dari agamanya masing-masing. Diantaranya ada Jojo Suherman (Kristen) namun digantikan menjadi Christian dikarenakan Jojo berhalangan hadir, Benedion (Katholik), Erwin (Tao), Coki Pardede (Agnostik), Robie (Buddha) dan Muslim (Tentu saja Islam). Dan sang moderator Ari Rante.

Pada pukul 20.30 WIB acara dibuka dengan menghimbau para penonton agar berdiri sebentar untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya. Semua penonton dengan lantang dan merdu menyanyikan lagu kebangsaan negeri ini.

Setelah selesai menyanyikan Indonesia Raya, semua penonton dipersilahkan untuk duduk kembali di tempatnya masing-masing. Ari Rante, selaku moderator pun naik ke atas panggung yang diiringi lagu rohani dan tepuk tangan dari para penonton yang hadir. Sebagai moderator, ia melakukan tugasnya dengan baik dan selalu membawakan beberapa bit dan punchline yang menggelitik disela-sela pergantian para penampil.

Christian
Ari Rante pun mempersilahkan opener pertama untuk naik ke atas panggung. Untuk yang pertama kalinya menyaksikan penampilan dari komika asal Standup Jakbar ini. Seperti namanya, ia membawakan berbagai keresahannya tentang agama Kristen. Salah satu bitnya yang sangat menggelitik adalah tentang foto Tuhan & Istiqlal. Rapi dan memberikan kesan pertama yang cukup baik bagi orang yang baru pertama kali menyaksikan penampilanya.

Sumber: @dewangeee
Erwin
Line up kedua, yaitu Erwin. Untuk yang kedua kalinya menyaksikan penampilan komika asal Standup Jakbar ini. Namun untuk pertama kalinya mendengar agamanya, yaitu Tao, dan juga Dewanya bernama Thai Sang. Sangat asing pertama kali mendengar agamanya ini, terlebih tentang dewanya. Materi yang ia sampaikan berhasil membuat para penonton terengguh ketika mendengarkan bitnya perihal “Pembakaran Klenteng”, tak hanya itu saja, bitnya tentang “Korupsi pengandaan Al-Qur’an” pun tak kalah hebat. Jujur saja itu benar-benar membuat hampir semua penonton terdiam dan menghela nafas. Dari semua komika yang tampil, Erwin lah yang berhasil menyampaikan semua keresahan terbesarnya dalam beragama pada malam itu. Tak perlu menunggu waktu lama, Standing Applause diberikan kepadanya. Impressive.

Sumber: @dewangeee
Coki
Yang berikutnya ini merupakan opener dari World Tour Juru Bicara Pandji, dialah Coki. Dikenal dengan deliverynya yang selalu maksimal, ia merupakan seorang Agnostik. Mendengarnya saja sudah membuat orang-orang penasaran dibuatnya, kurang lebih ia adalah seorang penganut paham tentang kesadaran dalam beragama. Seperti yang dijelaskan oleh Coki, bahwa Agnostik itu percaya pada konsep ketuhanan, namun tidak dengan konsep keagamaan. Konsep dari Agnostik ini membuat orang-orang tergoncang imannya, namun Coki benar-benar tepat dalam menyampaikan pahamnya tersebut. Terasa seperti sedang belajar Ilmu Filsafat.

Sumber: @dewangeee
Robie
Orang yang memiliki agama paling tawakal melebihi Islam, karena ajaran Buddha selalu menerapkan perihal tentang kebaikan dalam berkehidupan. Agama yang seperti mencerminkan para motivator yang selalu berpikir positif. Benar-benar belajar tentang agama Buddha dengan baik, keberaniannya dalam menyampaikan keresahan tentang agama yang masih sangat minoritas di Indonesia ini pun, patut diancungi jempol.

Sumber: @dewangeee
Benedion
Komika yang sudah sering lalu lalang di layar televisi, sebagai jebolan SUCI 3 sekaligus pemain film layar lebar, penonton pun sudah tidak asing lagi dengannya. Bene mengaku sudah enam bulan tidak stand up comedy dan setahun tidak menulis materi, namun semua itu sama sekali tidak menurunkan kualiatasnya diatas panggung. Bit demi bit yang ia bawakan tersampaikan dengan baik kepada semua penonton yang hadir. Tak heran Standing Applause pun ia dapatkan.

Sumber: @dewangeee
Muslim
Komika terakhir dalam acara ini. Materi yang mungkin saja sudah dipahami banyak penonton yang beragama Islam. Beberapa penonton sempat tercengang ketika ia menuturkan bahwa dirinya adalah keturunan Islam Muhammadiyah dan ditambah lagi, ia membuktikan tolerasinya dalam beragama itu benar adanya, dengan pengakuan bahwa dirinya berpacaran dengan seorang Buddhist. Orang ini tidak hanya lucu, namun sangatlah cerdas. Semua bit yang ia bawakan begitu menggelitik dan benar-benar sampai secara baik kepada penontonnya. Out of The Box.

Sumber: @dewangeee
Setelah selesainya penampilan dari keenam komika ini, Ari Rante, selaku moderator pun meminta mereka semua untuk naik kembali ke atas panggung. Sesi diskusi pun dihelat, diskusi dan tanya jawab yang sangat-sangat cerdas sepanjang sejarah Stand Up Comedy Indonesia yang pernah ada. Sikap toleransi sangat terasa pada diskusi malam itu, seperti rasa-rasanya jika dibandingkan dengan aksi demo yang terjadi beberapa minggu lalu di jalanan itu, ya jauhlah.

Sumber: @dewangeee
Terima kasih, untuk Café Lounge 78 dan kawan-kawan dari StandUp Jakbar yang telah mengadakan Stand Up Show: Religion Issues. Sangat mengobati rasa jenuh dan memberikan para penotonnya sudut pandang yang baru dan lebih luas lagi tentang arti Toleransi dalam beragama.



See you, when I see you! 

You Might Also Like

13 komentar

  1. Wah keren yah, mereka berani ngangkat isu yang sensitif kayak gini.

    Saya nonton stand-up comedy kalau lagi tayang di televisi aja. Gak pernah nonton live atau buka di youtube. Hehe. Eh itu Coki Pardede yang ada di Indosiar kan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo lo nonton lo bakal ibadah ketawa banget deh. Kerennya maksimal~

      Delete
    2. Iya, itu coki yg indosiar itu

      Delete
  2. 'Hanya orang yang open minded yang boleh nonton acara ini'

    Bener banget itu mah, orang berpikiran sempit silakan di rumah aja.

    ReplyDelete
  3. Wah iya bener banget nih.... justru dulu yang namanya standup komedi itu tentang politik dan nyindir2 issue yang lagi booming. ini bagus banget sepertinya... keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lo harus nonton kalo show ini ada vol 2 nya~

      Delete
  4. Itu beneran dey kalo mereka mmbawakan jokes2nya dari keyakinan dn agama yg mereka anut? Gw baru tau kalo coki pardede itu agnotis. Gw juga baru tau klo bene dion itu katolik. Tpi itu nggk merubah pndangan gw sih sama mereka. Krna gw melihat karya mereka. Bukan agamanya. Slagi apa yg mreka lakukan itu positif buat Indonesia, yaa patut diapresiasi.

    Bdw, jrang2 loh ada open mic yg mmbawain tema yg sensitiv gini. Makna yg ingin mereka smpaikan mngkin kebebasan beragama dan toleransi dlam beragam yg ada di Indonesia.

    Kren! Kreatif sih mnurut gw :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget. Jadi kalo kita bandingkan dengan demo tanggal 4 november kemaren lebih damai show stand up comedy ini lah lebih kelihatan punya otak sama moralnya hahahaha.

      Delete
  5. Mbak, tolerasi apa ya? Mungkin maksudnya toleraNsi, yak?

    Tulisannya bagus. Bahasanya teratur tapi gak kaku.
    Salam kenal dari Medan 🤗

    ReplyDelete
  6. Ga Ada dokumentasi videonya ya? Gw mau nonton bgt, soalnya gw jg udah muak soal masalah agama di negeri ini Dan ga pengen Tau gimana komika bahas Hal sensitif kaya gini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lo ga usah nonton kalo lo gak pengen tau hhh

      Delete
  7. Ga Ada dokumentasi videonya ya? Gw mau nonton bgt, soalnya gw jg udah muak soal masalah agama di negeri ini Dan ga pengen Tau gimana komika bahas Hal sensitif kaya gini

    ReplyDelete